Music on Screen | Cinematheque Nov '09
| November 7, 2009 | ||
| 5:00 pm | to | 10:00 pm |
| November 14, 2009 | ||
| 5:00 pm | to | 8:00 pm |
| November 21, 2009 | ||
| 5:00 pm | to | 8:00 pm |
| November 28, 2009 | ||
| 5:00 pm | to | 8:00 pm |
Selama bulan November, sinematek C2O mengangkat Music on Screen, dengan fokus pada film mengenai genre musik dan/atau musisi: 1) Control — biopic mengenai Ian Curtis, vokalis utama Joy Division — dan Downtown 81, snapshot era post-punk Manhattan. 2) Amandla!, dokumenter mengenai peran musik dalam perjuangan Afrika Selatan melawan apartheid. 3) Latcho Drom, bercerita mengenai migrasi Gipsi di benua Eropa dan Asia melalui lagu dan tarian. 4) La Vie en Rose, film mengenai Édith Piaf, penyanyi legendaris Prancis.
Pemutaran berlangsung tiap Sabtu, 17.00, di C2O, Jl. Dr. Cipto 20 Surabaya 60264 (jalan kecil seberang Konjen Amerika — lihat peta), gratis dan terbuka untuk umum. Sinematek C2O merupakan program pemutaran film dengan tujuan berbagi dan bertukar referensi dari film-film yang diputar, tanpa bermaksud membatasi. Sumbangan dan sokongan dari penonton sangat kami hargai untuk memastikan kelangsungan program ini dan C2O.
7 November 2009
Pemutaran dan diskusi santai bersama Akhmad Alfan Rahadi, vokalis Papa Onta Cult, penulis friendzinesby
Control | Anton Corbijn
2007 | UK / USA | 119 mins | B&W | in English with English subs
Control adalah biopik hitam putih mengenai Ian Curtis (1956–1980), vokalis utama band post-punk Joy Division. Dibuat berdasarkan buku Touching from a Distance, oleh co-producer sekaligus istri Curtis, Deborah, film ini bercerita mengenai perjalanan hidup musisi muda Curtis sebagai katalis dalam scene punk rock di Inggris pada tahun 1970-an, dan band Joy Division pimpinannya selama tahun 1977-1980. Film ini juga bercerita mengenai pernikahan, perselingkuhan ekstramaritalnya, dan gejala epilepsinya yang kian memburuk — diduga mendorong bunuh dirinya di malam sebelum pertama Joy Division di Amerika. Judul film ini adalah referensi pada lagu Joy Division, “She’s Lost Control”— dipercaya sebagai referensi pada seorang klien penderita epilepsi yang Curtis kenal saat bekerja di Pusat Tenaga Kerja (Job Centre) di Macclesfield.
Downtown 81 (a.k.a. New York Beat Movie) | Edo Bertoglio
1981 | UK / USA | 73 mins | Colour | in English with English subs
Snapshot langka suatu subkultur dari era post-punk di Manhattan, film ini menampilkan artis terkenal Jean-Michel Basquiat dan berbagai artis Village awal seperti James Chance, Amos Poe, Walter Steding, dan Tav Falco. Soundtracknya menampilkan berbagai musisi termasuk Tuxedomoon, Melle Mel, Vincent Gallo, John Lurie, the Plastics, dan band Basquiat sendiri, Gray. Dialog dari film disulih suara oleh aktor Saul William karena dialog audionya sendiri hilang.
14 November 2009
Pemutaran dan diskusi santai bersama Indra Pramana, Yogi (Lembaga Studi Urban) dan Pundi Triardi.
Amandla! A Revolution in Four-Part Harmony | Lee Hirsch
2002 | South Africa / USA | 108m | Colour | In English & Zulu with English subs
Musisi, penulis drama, penyair dan aktivis Afrika Selatan memaparkan perjuangan melawan Apartheid dari 1940-1990an yang melucuti penduduk Afrika Selatan dari hak-haknya, dan peran penting musik dalam perjuangan tersebut. Dokumenter ini menggunakan potongan interview, pertunjukan musik dan potongan film sejarah. Beberapa tokoh Afrika Selatan yang terlibat adalah Miriam Makeba, Abdullah Ibrahim, Hugh Masakela, Vusi Mahlasela.
Lee Hirsch adalah pembuat film dokumenter sekaligus pendiri, produser dan sutradara Local Voices for Obama. Amandla! memenangkan Audience Award dan Freedom of Expression Award di 2002 Sundance Film Festival, di mana film ini juga dinominasikan untuk Grand Jury Prize.
21 November 2009
Pemutaran dan diskusi santai bersama Antonio Carlos - SurabayaFood.com
Latcho Drom | Tony Gatlif
1993 | France | 103m | Colour | In Romany with English subs
Perjalanan orang-orang Romania diceritakan melalui musisi dan penari India, Mesir, Turki, Romania, Hungaria, Slovakia, Prancis dan Spanyol. Latcho Drom, yang berarti “perjalanan aman”, tidak mempunyai cast ataupun dialog. Film ini bercerita mengenai migrasi Gipsi di Eropa dan Asia melalui musik dan tarian.
28 November 2009
Pemutaran dan diskusi santai Antonio Carlos - SurabayaFood.com
La Vie en Rose | Olivier Dahan
2007 | France | 140m | Colour | In French with English subs
Portret impresionistik mengenai seorang penyanyi dan ikon Prancis, Edith Piaf. Dari jalan gelap distrik Belleville di Paris sampai ke hall konser ternama di New York, hidup Piaf adalah ketegangan untuk menyanyi dan bertahan, untuk hidup dan mencintai. Dibesarkan di rumah bordir neneknya, Piaf “ditemukan” di tahun 1935 oleh pemilik klab malam Louis Leplee (Gerard Depardieu), yang berhasil meyakinkannya untuk menyanyi.
c2o library: Located at the heart of Surabaya, C2O is a small library with more than 4000 books and 900 arthouse & classic films that encourages dynamic learning and activities.
Email this author | Visit author's website | All posts by c2o library







[...] November 12, 2009 « Music on Screen [...]
November 12, 2009 at 22:29